Saat Alun-Alun Surabaya Menjadi Galeri bagi Seniman Lokal

Penulis: Linggar Apritataqwa Giandivari | Editor: Erlinda Novia Wulandari

Potret beberapa lukisan di pameran

Surabaya
– Deretan lukisan dengan beragam tema menghiasi salah satu ruang pameran di alun-alun kota Surabaya. Karya-karya ini menarik perhatian pengunjung yang datang untuk menikmati ruang publik dan ingin mengagumi karya seniman lokal.

Salah satu pelukis yang berpartisipasi adalah Supa Atmardi. Ia menganggap alun-alun kota Surabaya sebagai lokasi strategis untuk menampilkan seni kepada publik, karena dianggap sebagai salah satu ikon Surabaya.

“Tempat ini memang sudah menjadi ikon di Surabaya. Untuk seni lukis, tempat ini paling representatif dan menurut saya paling bagus. Pengunjungnya juga banyak, termasuk dari luar kota,” katanya.

Booth komunitas lukis lokal

Pameran ini menunjukkan bagaimana alun-alun kota Surabaya tidak hanya berfungsi sebagai ruang rekreasi tetapi juga sebagai platform untuk seni dan kreativitas komunitas. Banyak pengunjung datang untuk melihat karya-karya yang dipamerkan, bahkan pengunjung dari luar kota sekalipun. 

Menurut situs web resmi Pemerintah Kota Surabaya, Alun-Alun Kota Surabaya diresmikan pada 17 Agustus 2020, sebagai bagian dari pengembangan kembali area sekitar Balai Pemuda. Berbeda dengan sebagian besar alun-alun kota, area ini mengusung konsep ruang publik modern dengan area bawah tanah yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan komunitas.

Sebelum menjadi Alun-Alun Surabaya, area ini merupakan bagian dari kompleks Balai Pemuda, yang memiliki sejarah panjang. Pada masa kolonial Belanda, area ini dikenal sebagai Simpangsche Sociétéit atau Simpang Club, tempat pertemuan bagi kaum elit Eropa untuk kegiatan sosial dan hiburan. Setelah kemerdekaan Indonesia, bangunan tersebut diubah menjadi pusat pemuda dan diberi nama Balai Pemuda.

Seiring perkembangan kota, area Balai Pemuda menjadi pusat kegiatan seni dan budaya Surabaya. Fungsi ini berlanjut hingga hadirnya Alun-Alun Surabaya, yang kini menawarkan ruang untuk berbagai kegiatan kreatif, mulai dari pameran seni dan pertunjukan budaya hingga acara komunitas.

Berkat beragam kegiatan ini, Alun-Alun Surabaya kini bukan hanya objek wisata tetapi juga ruang publik yang menyatukan masyarakat melalui seni, budaya, dan sejarah.


Infografis 

Posting Komentar

0 Komentar